Monthly Archives: Februari, 2010

Hukum Ucapan “Shadaqallahul ‘Azhim”

Apakah setelah membaca Al Qur’an kita mengucapkan shadaqallahul ‘azhim?

Yang benar -kata Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu- adalah tidak mengucapkan, karena tidak warid dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Para shahabat pun tidak melakukannya, tidak pula tabi’in dan salafush shalih. Mudah-mudahan Allah meridhai mereka semua. Perbuatan ini adalah perkara yang diada-adakan. Continue reading →

Adab-adab Menguap

Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu menjelaskan adab-adab ketika menguap di dalam shalat:

• Hendaknya ia tahan sembari menutup mulutnya. Hal ini berlandaskan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,

“Jika salah seorang dari kalian menguap dalam shalat, maka tahanlah semampunya, karena sesungguhnya syaithan berusaha untuk masuk.” (HR. Muslim)

• Meletakkan tangannya pada mulutnya, agar syaithan atau serangga tidak masuk berdasarkan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam,

“Jika salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia letakkan tangan pada mulutnya, karena sesungguhnya syaithan akan masuk.” (HR. Muttafaqun ‘alaihi)

• Menahan agar tidak bersuara, berdasarkan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam,

“Jika salah seorang di antara kalian menguap maka tahanlah semampunya, karena sesungguhnya salah seorang dari kalian jika bersuara: haa…, membuat syaithan tertawa.” (HR. Bukhari)

Yang dimaksudkan “haa” yaitu suara yang muncul dari orang yang menguap tatkala membuka mulutnya.

Sumber: Salah Kaprah yang Mesti Diluruskan karya Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, penerbit: Pustaka Salafiyah, hal. 95-96 (dengan sedikit perubahan).

Bolehkah Mengunjungi Borobudur?

Pertanyaan:
Apa hukumnya berkunjung ke tempat-tempat wisata yang merupakan tempat ibadah orang kafir seperti Candi Borobudur dan semisalnya?

Dijawab oleh Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Al-Makassari:

Alhamdulillah, ini adalah perbuatan yang di dalamnya terdapat perkara-perkara yang bertentangan dengan syariat Islam, diantaranya : Continue reading →

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Menyikapi Buku-buku Ahlu Bid’ah

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata dalam Ath-Thuruqul Hukmiyyah:

“(Pasal:) Dan demikianlah, tidak ada ganti rugi atas pembakaran buku-buku menyesatkan, begitu pula pemusnahannya. Al-marwazi rahimahullah berkata: Aku bertanya kepada Al-Imam Ahmad rahimahullah: “Saya meminjam sebuah buku yang di dalamnya memuat perkara-perkara yang keji. Menurut pendapat Anda, (sebaiknya) saya merobek-robek atau membakarnya?” Beliau rahimahullah menjawab: “Bakarlah buku tersebut!” Continue reading →

Waktu dan Tempat Menghafal Ilmu

SESEORANG hendaknya membagi waktu siang dan malamnya. Semestinya dia memanfaatkan umurnya, karena sisa umur seseorang tidak ternilai harganya.

– Waktu terbaik untuk menghafal adalah waktu sahur.
– Waktu untuk membahas/meneliti (suatu permasalahan) adalah di awal hari.
– Waktu terbaik untuk menulis adalah di tengah siang.
– Waktu terbaik untuk menelaah dan mengulang (pelajaran) adalah malam hari. Continue reading →

Sebutan ‘Almarhum’ Untuk Orang yang Meninggal

Penyebutan al-maghfur lahu (dia orang yang diampuni), almarhum (dia orang yang dirahmati), ataupun asy-syahid (dia mati syahid) bagi orang-orang yang telah meninggal tidak diperbolehkan. Karena memastikan bahwa fulan mati syahid, atau orang yang dirahmati merupakan perkara-perkara ghaib, tidak ada yang mengetahuinya melainkan Allah. Continue reading →