Kantuk

Pernah penasaran nggak kenapa di malam hari kita merasa ngantuk? Atau kenapa saat listrik padam kita tidurnya jadi sorean padahal biasanya sampai larut? Trus kenapa orang-orang pedesaan yang minim penerangan tidurnya lebih cepat ketimbang orang-orang kota? Apakah semua ini ada hubungannya dengan suasana gelap? Yuk cari tahu!

Kantuk pada dasarnya adalah sinyal alami yang dikirimkan oleh otak kepada tubuh kita apabila sel-sel otak sudah mulai lelah dan butuh istirahat.

Mengapa otak butuh istirahat?

Kita tahu kan dalam kurun waktu 24 jam, pada umumnya manusia memerlukan waktu istirahat (tidur) selama 7 hingga 8 jam. Jika kurang dari itu, tubuh akan terasa lemas dan sulit berkonsentrasi. Sel otak yang telah bekerja seharian akan mengalami kekurangan oksigen dan menjadi lelah.

Oksigen sangat diperlukan oleh sel otak untuk tetap mendapatkan cukup energi untuk beraktifitas. Nah, apabila otak mulai kekurangan oksigen, produktivitasnya akan terganggu dan perlu istirahat (tidur) untuk memulihkan diri.

Untuk bisa beristirahat, otak
yang kelelahan itu akan mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh kita melalui perasaan mengantuk dan ingin tidur.

Apa bahayanya bila tidak istirahat (tidur)?

Apabila otak sudah lelah namun dipaksakan bekerja, justru akan menjadi bahaya. Bayangkan saja, otak yang sudah capek bekerja seharian dipaksakan untuk tetap bekerja sementara pasokan oksigen sebagai sumber tenaga sudah minim.

Pernah dengar kutipan bahwa kita akan lebih cepat mati akibat kurang tidur dibandingkan kekurangan makan? Hal itu benar adanya, sebab tidak ada obat untuk sel otak yang kelelahan selain tidur yang cukup.

Jadi, untuk memastikan otak kita mendapatkan cukup oksigen dan tetap bisa bekerja dengan baik hingga usia tua, pastikan kita mendapatkan istirahat yang cukup.

Tubuh kita memiliki jam biologis

Untuk waktu istirahat sendiri, sebenarnya sih tidak harus malam hari. Tubuh kita memiliki mekanisme tersendiri yang kita sebut sebagai jam biologis. Yaitu pencatatan otomatis kapan kita perlu tidur, kapan tubuh melakukan pembuangan zat beracun, dan sebagainya. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh kebiasaan dan pola hidup seseorang.

Untuk orang-orang yang sudah terbiasa bekerja pada malam hari (begadang), tentu saja jam biologisnya tidak sama dengan kita yang terbiasa bekerja pada siang hari. Jam biologis tubuh mereka akan mengaturnya beristirahat pada waktu siang hari. Walaupun begitu, tetap saja istirahat di malam hari memiliki beberapa kelebihan dibanding beristirahat pada siang hari.

Waspadai bila sering mengantuk

Namun harap berhati-hati juga, terlalu sering mengantuk, apalagi jika kita telah mendapatkan porsi tidur yang cukup bisa juga merupakan gejala beberapa penyakit seperti anemia (kekurangan darah), diabetes melitus atau gangguan tidur lain.

Jadi jika kamu mengalami perasaan pengantuk yang terlalu sering dan terasa tidak wajar, tidak ada salahnya untuk menghubungi dokter secepatnya.

Jadi kenapa kantuk datangnya di malam hari?

Jawabannya, karena adanya hormon melatonin. SCN atau Supra Chiasmatic Nucleus akan mengeluarkan hormon ini saat hari sudah gelap. Selanjutnya, hormon ini akan memerintahkan tubuh untuk beristirahat.

Namun, dengan adanya listrik yang membuat suasana malam menjadi terang, hal ini menghambat pengeluaran hormon tersebut. Sehingga orang-orang jaman sekarang tidur lebih larut daripada orang-orang jaman dahulu sebelum mengenal listrik.

Meskipun begitu, ternyata tubuh kita mudah beradaptasi. Sehingga, bagi para pekerja malam misalnya, SCN-nya akan beradaptasi dalam mengeluarkan hormon melatonin, sehingga mereka akan tetap terjaga walaupun hari sudah gelap.

Sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh kita saat tidur?

Saat tidur, tubuh akan memperbaiki sel-sel yang rusak. Tidur sehat manusia adalah 7 sampai 9 jam setiap hari. Perbaikan sel ini dipicu oleh hormon yang bernama Human Growth Hormone (HGH). Karena itu, dengan tidur yang cukup rata-rata 8 jam per hari, sama saja dengan memberi kesempatan tubuh kita memulihkan kekuatannya kembali. Tentu ini akan membuat kita bangun dengan sehat pada pagi hari setelah tidur yang cukup.

Awas, hindari makanan ini sebelum tidur!

Pertama, makan makanan asin, karena dapat membuat tubuh dehidrasi, sehingga dapat mengalami retensi air yang menyebabkan hipertensi ringan. Akibatnya proses perbaikan sel terganggu sehingga tidur kita turut pun terganggu.

Kedua, mengkonsumsi makanan manis. Ini akan dapat membuat sulit tidur karena otak akan memerintahkan untuk mengeluarkan hormon insulin. Akibatnya gula yang ada dalam pembuluh darah akan disimpan dalam sel otot, hati, dan lemak. Karena kadar gula dalam tubuh rendah, otak akan memerintahkan untuk mengeluarkn hormon kortisol yang memecah lemak menjadi gula. Efek sampingnya dapat memicu stres, sehingga waktu tidur kita akan terganggu karena rasa stres tersebut.

Tips setelah bangun pagi

• Olah raga pada pukul 5 pagi kurang bermanfaat karena suhu tubuh masih rendah dan otot belum panas. Lebih baik pada pukul 7 pagi, karena pada pukul ini tubuh menghasilkan hormon serotonin yang meningkatkan mood. Dan berjemur di bawah sinar matahari pagi, ternyata dapat meningkatkan produksi hormon ini.

• Di pagi hari, minum segelas air hangat akan mendorong enzim-enzinm yang ada dalam mulut ke dalam lambung sebagai proses detoksifikasi. Tunggu 20 menit sebelum mengkonsumsi sarapan atau minuman, karena bila kurang dari 20 menit, manfaat yang dihasilkan kurang optimal.

Naa, setelah mengetahui, sekarang jangan menunda-nunda tidur lagi ya, kalau memang sudah capek dan ngantuk ya tidur aja, karena kalau nggak akibatnya bisa berbahaya bagi tubuh kita.

Sumber: SainsMe dan Kaskus

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: